Mengenal Pitechantropus Erectus

Ngawi, Jawa Timur-Teori akbar tentang evolusi yang membahana di lontarkan oleh Charles R Darwin pada abad 19,telah mengusik pikiran cemerlang seorang bocah kelahiran Eijden Belanda 1858 yaitu Eugene Doubois.
Dubois memulai langkah besar setelah ia menamatkan pendidikan kedokterannya,ia bertolak ke sumatera pada 29 oktober 1877 dengan menumpang kapal The SS Prince Amalia.Pencarian Missing link ke pulau jawa setelah ia mendengar temuan manusia wajak di Tulung agung oleh BD van Rietschoten pada 24 oktober 1889.

Di endapan sungai bengawan solo, kronologi kehidupan selama jutaan tahundapat dibaca.Hingga akhirnya ia sampai di lekukan sungai Bengawan Solo Trinil,Ngawi ,Jawa Timur.Temuan tersebut oleh Dubois di beri nama Pitechantropus erectus ( manusia kera berjalan tegak ).
Pitechantropus adalah Homo erectus dari Jawa.Fosil ini dimasukkan dalam genus Homo Erectus,yang mulai muncul pertama kali pada periode 1,8 juta tahun yang lalu di afrika dan menyebar ke seluruh permukaan dunia hingga mencapai pulau jawa dan punah sekitar 100.000 tahun silam.Jawaban pasti tentang polemik berkepanjangan akan missing link terjawab di tangan Dubois, Sejak itu nama Pithecantropus erectus dan Ngawi jawa Timur bergema nyaring di dunia ilmiah.

Fosil atap tengkorak cranium manusia purba Pitechantropus erectus

Merupakan duplikat sedangkan aslinya disimpan di museum Leyden Belanda.bangun tengkorak sangat pendek dan memanjang ke belakang,mempunyai otak 900 CC yang terletak antara otak kera ( 600 CC )dan volume otak manusia modern ( 1200-1400 CC ).

Baghaskara Fm

Ilmuwan Menemukan Galaksi Terkecil dengan 1.000 Bintang
"Kapal Batu" Ungkap Rahasia Kehidupan Zaman Perunggu

Powered by Dragonballsuper Youtube Download animeshow