Bagaskara Streaming

Lila Baghaskara
Lila Baghaskara
Office : +62-351-896-393
Online : +62-351-4474-133
SMS : +62-813-3576-2345

Bagaskara FM : MAP FB
Darma Mitra ...: MAP FB

CBS - Chat Room


Loading

WP Shoutbox
Nama
Situs web
Message
Smile
free counters
PT. Darma Mitra Anugerah – PT. Radio Citra Baghaskara Swara – CV. Bagaskara Engineering

Wisata Sejarah ” Benteng Pendem Ngawi ”

Benteng Pendem Ngawi ini memiliki nilai sejarah yang tinggi. Benteng Pendem ini dibangun oleh gubernur van den bosh sekitar tahun 1839 dengan memanfaatkan sungai bengawan solo dengan tujuan untuk mengatasi serangan dan pengaruh kerajaan mataram di yogyakarta. Saat kaki melangkah memasuki komplek bangunannya, sisa-sisa kekuatan Benteng Van Den Bosch atau yang biasa disebut Benteng Pendem Ngawi, masih sangat terasa. Keberadaan benteng ini tak banyak dikenal orang, bahkan nyaris terlupakan.

Menurut Bapak Tri Sarwo Edi,Salah seorang petugas jaga mengatakan bahwa dinamakan benteng pendem karena dulunya benteng ini tertutup tanggul.Ia menambahkan,bahwa Lokasi benteng pendem ini istimewa karena berada di tengah tengah aliran sungai.Lokasi benteng pendem ini sendiri  yaitu Timur Pasar Besar Ngawi, tepatnya Di Desa/Kampung Pelem. Hanya 3 Km dari Kota Ngawi.

Selama puluhan tahun benteng ini tidak boleh dijamah oleh publik karena merupakan daerah kekuasan militer. Padahal, jika ditelisik, benteng ini merupakan bangunan bersejarah yang patut dilindungi dan dikenal oleh masyarakat.

Menurut cerita masyarakat, setelah Indonesia merdeka, tepatnya sejak tahun 1962, Benteng Van Den Bosch dijadikan markas Yon Armed 12 yang sebelumnya berkedudukan di Kabupaten Malang. Pada waktu itu, kegiatan latihan militer dan kesatuan juga dipusatkan di areal benteng. Karena kondisi yang bangunan tidak mendukung untuk perkembangan dan kemajuan kesatuan, maka sekitar 10 tahun kemudian Yon Armed 12 menempati lokasi baru di Jalan Siliwangi, Kota Ngawi. Namun, sebagian area benteng masih digunakan untuk gudang persenjataan. Tembok dan tiang-tiang penyangganya masih berdiri kokoh, hanya saja telah pudar dimakan usia. Tampak jelas jika bangunan Benteng Van Den Bosch ini dibangun sebagai zona pertahanan pada waktu pemerintahan Belanda dulu. selain itu benteng ini dulunya juga digunakan oleh ilmuwan belanda sebagai tempat persinggahan

Meskipun telah berusia tua, benteng pendem ngawi masih sangat kokoh. Bangunan ini terdiri dari pintu gerbang utama serta kamar kamar yang digunakan untuk para tentara. Ada sebuah halaman rumput di tengah tengah benteng dan juga ada beberapa tempat yang dulunya digunakan sebagai kandang kuda.

 

Comments are closed.

[ TERIMA KASIH, ANDA PENGUNJUNG KE 1.649 ]
LENGKAPI INFO ANDA TENTANG MAGETAN DAN JAWA TIMUR

DI STREAMING KAMI DAN DI 101.10 MHz BAGASKARA FM

-------------------------------------------------------------------------------------------

Bagaskara Sport Info : 6:00 AM | Fresh & Smart : 8:00 AM | Teras Kota : 10:00 AM

Lesehan : 3:00 PM | Bagaskara Info : 7:00 PM | Jazz Area, Blues Area, Slow Rock Area

Relax Music, Nglaras and Sengah - Sengah : 10:00 PM

  • Ngabuburit Picu Kemacetan di Rute Pamoyanan-Ciawi 23 Juni 2017
    REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Menjelang waktunya berbuka puasa, masyarakat Indonesia termasuk di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya ikut melaksanakan budaya ngabuburit. Sayangnya, kegiatan itu justru menambah kemacetan bagi para pemudik yang... […]
  • Mensos Targetkan Penerima PKH Sebanyak 10 Juta di Tahun 2018 23 Juni 2017
    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai suatu program dari Kementerian Sosial untuk penganggulangan kemiskinan di Indonesia. Hingga kini Pemerintah terus berupaya agar jumlah penerima PKH bisa lebih... […]
  • Liburan, Pengamanan Candi Borobudur Libatkan 254 Personel 23 Juni 2017
    REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG -- Guna mengantisipasi lonjakan pengunjung selama libur Lebaran 2017, pengamanan di Candi Borobudur akan melibatkan 254 personel terdiri atas unsur Polri, TNI, Ormas, dan Pramuka. "Guna memberikan... […]
  • Antisipasi Lonjakan Penumpang, Angkasa Pura II Perluas Bandara 23 Juni 2017
    REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Mengantisipasi lonjakan penumpang arus mudik, PT Angkasa Pura II memperluas bandara di beberapa kota. "Sejauh ini ada empat formasi dengan arus penumpang yang terus bertambah," ujar Presiden... […]
  • Saudi, Mesir, dan UEA akan Sanksi Turki karena Bantu Qatar 23 Juni 2017
    REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO -- Arab Saudi, Mesir, dan Uni Emirat Arab (UEA), dikabarkan tengah mendiskusikan pemberian sanksi ekonomi terharap Turki. Ketiga negara menilai sanksi itu perlu diterapkan kepada Ankara karena... […]

Campus Broadcasting System – Bagaskara FM