Home » Bagaskara Info » Tidak Ada Sarana Kesehatan, Warga Perbatasan Minta Perhatian PemKab.

Tidak Ada Sarana Kesehatan, Warga Perbatasan Minta Perhatian PemKab.

Magetan-
Warga Dusun Cemorosewu, Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, berharap ada Fasilitas Kesehatan (Faskes) dari Pemerintah kabupaten (Pemkab) Magetan diarea tempat tinggalnya yang berada diperbatasan Jawa Timur-Jawa Tengah.
Bertahun-tahun mereka harus ke Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah jika terkena penyakit.” Kalau sakit kita harus ke Kecamatan Tawangmangu, jaraknya 10Km dari sini,” kata Agus Subandono, Kepala dusun (Kasun) Cemorosewu, Minggu (3/3).
Menurut Agus Subandono, usulan pendirian Faskes berkali-kali telah dilontarkan ketika Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), namun selalu mentah. ” Musrenbang telah kami lontarkan,tapi nggak ada kabarnya,” ungkap Kasun Cemorosewu.
Sebelumnya, Pemkab Magetan berdalih jika persoalan lahan menjadi permasalahan pembangunan Faskes di Dusun Cemorosewu, Desa Ngancar. ” Jika kesulitan lahan, kami siap musyawarah dengan warga setempat, agar Puskesmas bisa berdiri di Cemorosewu. Hingga saat ini, saya pribadi selaku Kasun tidak pernah ada pemberitahuan” tegas Agus Subandono.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan, Furiana Kartini, mengaku jika tahun ini (2019) tidak menganggarkan proyek Faskes di wilayah Dusun Cemorosewu, Desa Ngancar. ” Tahun ini, kami tidak menganggarkan untuk Faskes Cemorosewu, karena beberapa tahun lalu tidak terserap,” kata Furiana Kartini, Minggu ( 3/3).
Sebagai informasi, Dusun Cemorosewu, Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, dihuni 43 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah jiwa mencapai 200 kepala.

Norik

Berbusa dan Berbau Busuk, Sungai Panasan Dikeluhkan Warga
Selesai Desember, Proyek Drainase Rp 196 Juta Sudah Ambrol.

Powered by Dragonballsuper Youtube Download animeshow