Home » Bagaskara Info » Stok Darah PMI Menipis, Wartawan Gelar Aksi Donor Massal.

Stok Darah PMI Menipis, Wartawan Gelar Aksi Donor Massal.

Magetan-
Krisis stok darah terjadi Unit Donor Darah (UDD) PMI Magetan. Periode 25 Maret, stok darah PMI hanya 29 kantong. ” Stok darah hanya tersisa 29 kantong saja,” kata dr, Sudewo Pangestu, Kepala UDD PMI Magetan, Selasa (26/3).
Padahal, PMI Magetan menjadi tulang punggung permintaan darah RSUD dr Sayidiman serta RSU Lanud Iswajudi Maospati. Permintaan darah kedua Rumah sakit tersebut berkisar 300 – 350 kantong per bulan. ” Selain RSUD dr Sayidiman dan RSU Lanud Iswajudi Maospati, permintaan juga datang dari rumah sakit swasta di Magetan, ” ungkap dr, Sudewo Pangestu kepada bagaskara.co.id
Menurut Kepala UDD PMI Magetan, minimnya pendonor darah akibat pancaroba yang berakibat menurunnya daya tahan tubuh manusia. ” Hawanya ini membuat daya tahan tubuh drop, jadi banyak pendonor tidak sehat,” ungkap dr, Sudewo Pangestu.
Kondisi tersebut direaksi kalangan wartawan Kabupaten Magetan. Puluhan jurnalis lintas organisasi pers, menggelar donor darah massal. ” Kita prihatin dengan stok darah PMI Magetan, setelah kita melakukan tugas peliputan, kita langsung donor darah,” kata Norix, wartawan Koran Memo, Selasa (26/3).
Aksi sosial kalangan pewarta ini, diharapkan menjadi sumbu untuk lembaga lain untuk menggelar kegiatan donor darah guna mengakhiri krisis darah PMI Magetan. ” Semoga aksi rekan – rekan wartawan hari ini dapat menjalar ke lembaga lain, untuk mencukupi stok darah PMI Magetan,” pungkas Koordinator Forum Wartawan Magetan (Forwan).

Norik

Jelang UN SMP, Ketua:Kepsek Sedini Mungkin Siapkan Mental Siswa.
Kawanan Kera Lawu Turun, Malah Jadi Tontonan Wisatawan
Play

Powered by Dragonballsuper Youtube Download animeshow