Persiapan Konversi BBM ke BBG Dimulai Juni

Jakarta – Niat pemerintah untuk melakukan konversi BBM ke BBG nampaknya sudah bulat. Bulan Juni program ini dipersiapkan untuk bisa segera dimulai.

Menteri Perhubungan EE Mangindaan di Istana Negara menjelaskan kalau untuk langkah awal program konversi ini akan melibatkan angkutan umum terlebih dahulu. Persiapan pun siap dilakukan.

“Mulai Juni,” tegas Mangidaan, Selasa malam (29/5/2012).

“Tapi, kami tunggu infrastrukturnya dulu. Kalau infrastrukturnya belum beres, kita pasang, lalu mau ambil dimana? Tadi kan Presiden bilang dimulai dari infrastruktur Juni ini, mudah-mudahan Agustus sudah siap, kita sambil mengganti konverter. Memang yang paling bagus, memang bisa dobel, yaitu bisa gas dan bisa listrik,” jelasnya.

Mangidaan lalu menjelaskan aplikasi converter kit BBG di angkutan umum di Indonesia sebenarnya sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu.

“Sejak tahun 2008 sudah pernah kita lakukan di beberapa kota. Sekarang dengan adanya kuota 15 ribu ini, untuk tahun ini kita akan fokus dulu pada Jabodetabek. Saya butuh tahu, butuh 200-an ribu converter kit untuk Jawa-Bali, karena angkutan umum ada di situ semua,” lugasnya.

“Nanti pada saatnya, tentunya beralih ke sini pembuatannya, bukan lagi diimpor, tidak lagi. Karena ini tahap pertama saja impor. Setelah itu dengan dia punya teknisi, dan sebagainya di sini, kita bangun bengkel,” imbuh Mangidaan lagi.

Lebih lanjut Mangidaan juga mengatakan kalau langkah pemerintah yang hendak melakukan konversi BBM ke BBG ini sesungguhnya sudah disambut baik oleh para pengusaha.

“Pengusaha yang ingin masuk banyak sekali lewat Kementerian Perindustrian. Dengan demikian murah. Kalau murah masih bisa kita tanggulangi, kita sebenarnya ingin gratis,” tuntasnya.

Kemarin (28/5) di gedung DPR, Kementerian Perindustrian MS Hidayat juga mengatakan kalau dalam 2 tahun kedepan, pemerintah menargetkan setiap SPBU di pulau Jawa bisa menyediakan gas.

“Kita impor dulu kira-kira 10 persennya. 25-30 ribu buah dari Korea Selatan dan Italia. Kalau Italia itu untuk private car, dan Korea untuk umum,” jelasnya.

Untuk tempat pengisian gas, pemerintah menurut Hidayat sudah meminta Pertamina menyiapkan dispenser-dispenser pengisian gas di SPBU-SPBU di wilayah Jakarta dan pulau Jawa.

“Pertamina ditugaskan untuk menyiapkan di Jabodetabek dulu, lalu di Jawa. Di semua SPBU nantinya harus ada, 2 tahun dari sekarang. Itu ditugaskan ke ESDM melalui Pertamina dan harus dimulai dari sekarang,” tuntasnya.

Anda memiliki foto-foto seputar dunia otomotif dan foto di jalanan yang menarik dan lucu? Kirim ke sini

( lh / syu )
Redaksi: redaksi

SBY Ingin Harga Mobil Hybrid dan Listrik Bisa Lebih Murah
9 Teknologi Membantu Pengemudi Manula

Powered by Dragonballsuper Youtube Download animeshow