Home » Bagaskara Info » Lagi, KPPS Pemilu di Magetan Meninggal.

Lagi, KPPS Pemilu di Magetan Meninggal.

Magetan-
Radi Boniran (64), Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), TPS 05, Desa Kepuhrejo, Kecamatan Takeran, akhirnya meninggal dunia, Kamis ( 9/5).
Boniran sempat dibawa pulang kerumah paska menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam ( RSI) Madiun, Rabu ( 1/5) lalu, setelah dirawat 11 hari sejak 20 April kemarin.
Kondisi Boniran kembali melemah, pihak Keluarga akhirnya mengirim almarhum ke RSUD dr Sudono Madiun, Rabu ( 8/5) kemarin. ” Karena kondisi bapak terus drop, kami larikan ke RSUD dr Sudono Madiun,” kata Sarmini (53), Istri Alm, Boniran, Kamis ( 9/5).
Menurut Sarmini, suaminya terus mengeluh pusing sejak menjadi KPPS Pemilu 17 April lalu. Kuatir dengan suaminya, Sarmini akhirnya melarikan Boniran ke RSI Madiun. ” Bapak pulang coblosan pukul 02,00 pagi, sampai rumah langsung ambruk ditempat tidur,” ungkapnya.
Hingga beberapa hari, kondisi Boniran semakin melemah. Almarhum terus mengeluh pusing kepada Istrinya. ” Bapak ngeluhnya pusing, dan tidak mau makan,” tutur Sarmini.
Jenasah bapak dua anak yang tinggal di RT 08/ RW 01 itu dimakamkan di Tempat Pemakaman  Umum (TPU) desa Kepuhrejo, Kecamatan Takeran, Kamis (9/5).
Ketua Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Magetan, Popy Putranto, merinci, jumlah KPPS di Kabupaten Magetan yang meninggal tercatat 2 orang, Radi Boniran (64) serta  Isran anggota KPPS Desa Sumberejo, Kecamatan Maospati. ” Data kami ada 2 KPPS yang gugur,  kami telah melaporkan kematian almarhum Radi Boniran kepada KPU Jatim dan KPU RI,” ujar Ketua KPU Magetan.

Norik

2 KPPS Gugur, Ketua Dewan Ungkapkan Rasa Belasungkawa
Pilkades 184 Desa, Bupati Wacanakan e-Voting.

Powered by Dragonballsuper Youtube Download animeshow