Bagaskara Streaming

Lila Baghaskara
Lila Baghaskara
Office : +62-351-896-393
Online : +62-351-4474-133
SMS : +62-813-3576-2345

Bagaskara FM : MAP FB
Darma Mitra ...: MAP FB

CBS - Chat Room


Loading

WP Shoutbox
Nama
Situs web
Message
Smile
free counters
PT. Darma Mitra Anugerah – PT. Radio Citra Baghaskara Swara – CV. Bagaskara Engineering

Teras Kota

Hari Ini, KNKT Umumkan Penyebab Jatuhnya Sukhoi

JAKARTA — Hari ini Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan melaporkan hasil investigasi penyebab jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet (SSJ) 100, pada pukul 11.00 WIB, Selasa (18/12/2012), di kantor KNKT, Jakarta Pusat. Pesawat jet berpenumpang ini jatuh di sekitar pegunungan Salak, Bogor, Jawa Barat.

Seperti diketahui, pesawat SSJ 100 tersebut hilang saat melakukan demo terbang dari Bandar Udara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Rabu (9/5/2012) siang. Demo terbang tersebut menjadi bagian dari tur promosi pesawat penumpang terbaru buatan pabrikan pesawat Sukhoi dari Rusia ke beberapa negara Asia.

Pesawat berbadan besar itu dijadwalkan melakukan dua kali penerbangan. Setelah selamat pada penerbangan pertama, pesawat kemudian tinggal landas untuk penerbangan kedua sekitar pukul 14.12. Pesawat dijadwalkan terbang ke arah kawasan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, kemudian memutar kembali ke Bandara Halim Perdanakusumah.

Setelah 21 menit tinggal landas, pesawat itu tiba-tiba hilang dari radar. Kontak terakhir terjadi saat pilot meminta izin ke menara pengendali lalu lintas udara untuk menurunkan ketinggian pesawat dari 10.000 kaki (3.048 meter) ke 6.000 kaki (1.829 meter). Belum jelas apa yang menyebabkan pilot meminta perubahan ketinggian saat pesawat sedang berada di kawasan pegunungan. Sebab, terbang dengan ketinggian 1.829 meter di dekat Gunung Salak yang berketinggian 2.211 meter masuk dalam kategori terbang rendah.

Dalam penerbangan kedua ini, data penumpang dalam pesawat masih belum pasti. Ada yang mengatakan pesawat membawa 50 orang, yang terdiri dari 8 awak pesawat asal Rusia dan 42 penumpang undangan. Ada juga yang menyebut 48 orang. Para penumpang terdiri dari pejabat maskapai penerbangan Indonesia, perwakilan industri dirgantara, dan empat wartawan. Pesawat SSJ 100 ini berada di Indonesia untuk melakukan tes terbang. Pesawat berpenumpang ini sedang ditawarkan ke maskapai penerbangan di Indonesia.

kompas.com

Tembok Bekas Kerajaan Jadi Pematang Sawah

SITUBONDO  — Situs sejarah yang diduga bekas Keraton Purbosari di Situbondo, Jawa Timur, kondisinya kini sangat memprihatinkan. Akibat tidak dirawat, bekas tembok yang menunjukkan lokasi keraton pada tahun 1400-an itu sudah banyak rusak akibat ulah tangan orang yang tidak bertanggung jawab.

Selain akibat tergerus pematang sawah, situs dan benda-benda bersejarah yang ditemukan di sekitar bekas Keraton Purbosari, Dusun Tabedde, Desa Peleyan, Kecamatan Panarukan, itu raib dicuri. Benda dimaksud seperti batu bata tembok yang rata-rata berukuran besar, termasuk benda-benda pusaka seperti keris, mahkota dan kalung raja, piring kuno, serta benda-benda bersejarah lainnya juga raib.

“Pada masa kejayaan Keraton Purbosari, lebar tembok ini 3 meter dengan panjang 1,5 x 1 km. Namun, saat ini banyak yang hilang. Selain rusak dimakan usia serta tertimbun karena kurangnya perhatian dari pemerintah, batu batanya sering diambil untuk kepentingan warga. Kami sangat  menyesalkan sikap pemerintah yang tidak memperhatikan situs sejarah tersebut,” terang Candra, salah seorang pemerhati cagar budaya yang tergabung dalam Fori Abang Situbondo, Selasa (27/11/2012).

Candra menuturkan, bekas tembok itu dipastikan sebagai tanda perbatasan atau pagar Keraton Purbosari yang dibangun di antara tahun 1400-1500-an. Keraton Purbosari itu sendiri dibangun Minak Jinggo selaku Raja Blambangan, Banyuwangi, seusai menang dalam Perang Parekrek melawan Majapahit.

“Konon Keraton Purbosari ini dibangun sebagai tanda terima kasih Raja Blambangan kepada Raja Sadeng sebagai penguasa Ketah karena Raja Sadeng membantu Blambangan dalam peperangan Parekrek melawan Majapahit. Sayang, situs ini tak dirawat,” bebernya.

Sementara itu, tembok berukuran tebal bekas Keraton Purbosari itu memanjang yang di kanan dan kirinya area persawahan. Tinggi tembok yang tinggal setengah meteran itu kini bahkan dijadikan pematang sawah. Di sepanjang pematang itu, batu bata berukuran besar banyak muncul di permukaan tembok yang sebagian besar kini sudah tertimbun tanah.

Kompas.com

Semburan Lumpur di Gresik Dinyatakan Berbahaya

Gresik -  Kandungan gas metan semburan lumpur di Gresik, Jawa Timur, meningkat dari 27 persen menjadi 36 persen. Jumlah metan pada semburan itu pun memasuki batas daya ledak rendah atau low explosive limit.

Untuk mengantisipasi kebakaran atau ledakan dari pusat semburan lumpur, Pemerintah Kabupaten Gresik membuat tanggul. Tanggul dengan radius 100 meter itu mengelilingi pusat semburan.

Genangan lumpur di area waduk kering di Desa Metatu kian meluas setelah lima hari lumpur menyembur. Bahkan, lumpur bercampur minyak tanah.

Peneliti production tehnician joint operating body PT Pertamina Petrochina East Java, Misbach, mengatakan kandungan gas metan di semburan meningkat. Kondisi itu membahayakan. Sebab,metan merupakan gas yang mudah terbakar.(RRN)

metrotvnews.com

 

[ TERIMA KASIH, ANDA PENGUNJUNG KE 514 ]
LENGKAPI INFO ANDA TENTANG MAGETAN DAN JAWA TIMUR

DI STREAMING KAMI DAN DI 101.10 MHz BAGASKARA FM

-------------------------------------------------------------------------------------------

Bagaskara Sport Info : 6:00 AM | Fresh & Smart : 8:00 AM | Teras Kota : 10:00 AM

Lesehan : 3:00 PM | Bagaskara Info : 7:00 PM | Jazz Area, Blues Area, Slow Rock Area

Relax Music, Nglaras and Sengah - Sengah : 10:00 PM

  • Ngabuburit Picu Kemacetan di Rute Pamoyanan-Ciawi 23 Juni 2017
    REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Menjelang waktunya berbuka puasa, masyarakat Indonesia termasuk di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya ikut melaksanakan budaya ngabuburit. Sayangnya, kegiatan itu justru menambah kemacetan bagi para pemudik yang... […]
  • Mensos Targetkan Penerima PKH Sebanyak 10 Juta di Tahun 2018 23 Juni 2017
    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai suatu program dari Kementerian Sosial untuk penganggulangan kemiskinan di Indonesia. Hingga kini Pemerintah terus berupaya agar jumlah penerima PKH bisa lebih... […]
  • Liburan, Pengamanan Candi Borobudur Libatkan 254 Personel 23 Juni 2017
    REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG -- Guna mengantisipasi lonjakan pengunjung selama libur Lebaran 2017, pengamanan di Candi Borobudur akan melibatkan 254 personel terdiri atas unsur Polri, TNI, Ormas, dan Pramuka. "Guna memberikan... […]
  • Antisipasi Lonjakan Penumpang, Angkasa Pura II Perluas Bandara 23 Juni 2017
    REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Mengantisipasi lonjakan penumpang arus mudik, PT Angkasa Pura II memperluas bandara di beberapa kota. "Sejauh ini ada empat formasi dengan arus penumpang yang terus bertambah," ujar Presiden... […]
  • Saudi, Mesir, dan UEA akan Sanksi Turki karena Bantu Qatar 23 Juni 2017
    REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO -- Arab Saudi, Mesir, dan Uni Emirat Arab (UEA), dikabarkan tengah mendiskusikan pemberian sanksi ekonomi terharap Turki. Ketiga negara menilai sanksi itu perlu diterapkan kepada Ankara karena... […]

Campus Broadcasting System – Bagaskara FM