Dewan Banjir Keluhan, Kaitan Jalan Rusak.


Magetan,CBS
Data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan menyebutkan, paska pelaksanaan pembangunan proyek jalan tol Solo – Kertosono (Soker), jalan milik Kabupaten yang rusak mencapai 100 Km.

Pemkab Magetan butuh kurang lebih 200 miliar untuk menormalkan kembali jalan yang rusak akibat dilalui kendaraan pengangkut tanah urug dan kendaraan berat proyek jalan tol Soker.
Disisi lain, akibat banyaknya jalan Kabupaten  yang hancur, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan banjir protes dari warga terdampak. ” Kami tiap hari mendapatkan keluhan dari rakyat, terkait jalan rusak,” kata Joko Suyono, Ketua DPRD Magetan, Rabu ( 6/12).

Dikatakan Ketua, protes warga  tidak hanya disampaikan kepada anggota dewan tingkat Kabupaten, sejumlah Legislator Provinsi dan Pusat yang mengadakan reses di Kabupaten Magetan juga tidak luput dari protes perihal jalan Kabupaten yang tidak layak.” Protes warga  juga disampaikan kepada Legislator yang reses di Kabupaten Magetan,” ujar Joko Suyono.

Dari total 100 Km jalan yang rusak akibat proyek tol Soker, paling parah berada di wilayah Kecamatan Kartoharjo. Jalan sepanjang 8 Km antara Karangmojo – Sukowidi dan Karangmojo – Jeruk tersebut rusak berat.” Paling parah di Kecamatan Kartoharjo, ironisnya hingga kini tidak ada perbaikan dari Pemkab maupun PT Waskita,” keluh Ketua Dewan dua periode tersebut.

Joko Suyono berharap, Pemkab Magetan dapat memanfaatkan dana APBD Magetan tahun 2018 untuk memperbaiki jalan rusak akibat proyek Nasional tersebut.” APBD tahun 2018 tertera dana perawatan jalan, Pemkab harus melaksanakan perbaikan jalan dampak tol Soker,” desak Politisi PDI Perjuangan tersebut.

Keluhan rakyat yang terdampak jalan rusak harus didengar Bupati Magetan, Sumantri. Pasalnya, masyarakat tidak peduli adanya Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab dengan PT Waskita, selaku kontraktor proyek tol Soker. ” Kepentingan rakyat lebih penting. Terkait komitmen Pemkab dengan PT Waskita rakyat tidak peduli, yang mereka pahami jalan yang merupakan akses utama di wilayah mereka rusak berat,” pungkas Joko Suyono.

Anton Suroso – Bagaskarafm Magetan

Magetan Perangi HIV/AIDS
Normalisasi Jalan Hancur Dampak Proyek Tol, Pemkab Butuh Rp 200 M.

Powered by Dragonballsuper Youtube Download animeshow